Sebuah Kunjungan di Awal Tahun Baru…

January 13, 2010

Sudah lama sekali rasanya tidak menulis lagi…Hari ini membuat saya ingin menulis kembali dan sedikit membagi perasaan yang dirasakan. Hari ini saya mengunjungi seorang teman sekolah yang sudah lama sekali tidak bertemu. Awalnya ajakan berkunjung ke teman tersebut berasal dari teman lain yang menyampaikan berita tentang kamu yang baru selesai menjalani operasi. Ketika kami mendatangi rumahmu, dari jauh kamu masih mengingat saya dengan baik, kamu tersenyum dan menyebut nama saya. Kamu dengan gaya khasmu yang tomboi dan ceria menyambut kami dengan semangat. Saat itu tidak hanya kami yang berkunjung ada beberapa teman yang juga sedang berkunjung. Setelah tinggal kita bertiga dan ditemani ibumu yang setia menemani, kita mengenang kembali cerita masa lalu, masa sekolah yang penuh dengan romantika. Sepanjang bersenda gurau, tertawa mengenang masa lalu, tidak terlihat di wajahmu rasa sakit atau kesedihan. Teman, kau sungguh tegar dan tabah menghadapi semuanya…walau sebagian kecil anggota tubuhmu sudah terengut untuk menyelamatkan nyawamu, walau semua itu belum berakhir, engkau masih tetap ceria, engkau masih tetap semangat memandang hidupmu, engkau masih sama seperti dulu..Terlontar dari mulut ibumu sebuah pertanyaan yang menyentuh hati kami dan membuat kami terdiam untuk beberapa saat, tidak tahu harus menjawab apa..Apa kalian tidak sedih melihat dia seperti ini ? begitu pertanyaannya..kemudian teman saya menjawab, kami tidak mungkin memperlihatkan kesedihan ibu, kami ingin mengalihkan semua rasa sedih dengan bercerita yang dapat mengalihkan pikiranmu. Teman, engkau malah mengatakan jangan menangis, saat teman saya tidak mampu menahan perasaannya setelah melihat anggota tubuh yang sudah terengut dari tubuhmu. Sungguh saat itu, saya tidak berani melihat, karena saya tidak sanggup, saya takut tidak mampu menahan perasaan sedih….Teman, mudah-mudahan engkau sanggup bertahan dari rasa sakit yang menderamu, sanggup bertahan untuk tetap menikmati hidup ini, perjuanganmu belum berakhir. Perjuanganmu melawan rasa sakit, membuat kami tak mampu berkata-kata lagi untuk menyemangatimu. Tuhan, berikanlah kekuatan dan ketabahan kepada teman kami, kami tahu itu merupakan salah satu cara-Mu menunjukkan rasa sayang…Semua itu membuat kami percaya setiap orang sudah memiliki jalan hidupnya masing-masing…

Rabu, 13 Januari 2010

Advertisements